Welcome to our online store
Latest Products Get our latest products by subscribing this site
Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan

Seekor Lintah Masuk ke Kemaluan Riri

Hot Spring News. MUARA BULIAN - Seekor lintah masuk di kemaluan seorang bocah perempuan saat berenang di genangan banjir di Kecamatan Batin XXIV.

 Akibatnya, Mrs V sang bocah terus mengeluarkan darah setelah lintah tersebut berhasil dikeluarkan, setelah mendapatkan perawatan di Puskesmas Durian Luncuk, Kecamatan Batin XXIV.

 Namun, lintah tersebut diketahui sudah menghisap darah di bagian dalam kemaluan sang bocah, sebut saja Upik. Akibatnya, setelah dikeluarkan, bagian tempat menempelnya lintah menghisap darah terus mengeluarkan darah.

 SR, ayah sang bocah yang berhasil ditemui di posko Puskesmas Durian Luncuk mengatakan, ia membawa anaknya berobat untuk penyakit yang biasa. Dirinya tidak mau mengakui jika anaknya dihisap lintah pada bagian kemaluannya.

 Sementara si bocah tak banyak berbicara. Dirinya, datang ke posko Puskesmas Durian Luncuk diantar langsung oleh kedua orangtuanya. Setelah melalui perawatan dari dokter, ia pun dibawa pulang.

 Informasi yang diperoleh Tribun di posko tersebut mengatakan, Upik diperiksa karena gigitan lintah di bagian dalam kemaluannya.

 Sebelumnya si bocah diketahui warga ikut bersama sang ayah, mencuci mobil di jalan yang terputus akibat genangan air di simpang Luncuk.

 Petugas Puskesmas juga mengakui bahwa Upik digigit lintah di bagian kemaluannya. Perawatan dilakukan akibat darah yang terus keluar dari bekas luka itu.

 Kepala Puskesmas Durian Luncuk, Suparman Bsc mengimbau agar warga jangan membiarkan anak-anak mereka bermain di genangan air banjir.

 "Kami mengimbau warga menghindari bermain di air banjir. Siapapun yang masuk kedalam air kotor tersebut sudah bisa dipastikan akan terserang gatal, dan bahaya dari hewan air lainnya seperti lintah, dan ular,"ungkap Suparman.



Penulis : dunan
Editor : rahimin
Sumber : Tribun Jambi

Sekda Sungaipenuh Bakal Diperiksa Polisi

SUNGAIPENUH - Tidak hanya itu kata AKP Agus Saleh, pihaknya juga akan memanggil Sekda Kota Sungaipenuh. Namun, sebelumnya pihak Polres Kerinci akan meminta SK Wali Kota.

 Selain itu, pihaknya juga masih akan mengumpulkan barang bukti dan dokumen pendukung lainnya. Setelah pemeriksaan Pusri Amsy, Sekda Kota Sungaipenuh Candra Purnama, menyerahkan pengungkapan tersebut kepada aparat penegak hukum.

 Saat diminta komentarnya, Sekda mengatakan sebagai pejabat, di pundaknya di samping melekat jabatan, juga melekat tanggungjawab.

 "Terkait pemeriksaan oleh aparat penegak hukum, harus kita respon dan diikuti sesuai ketentuan," ungkapnya.

 Dikatakannya, untuk mencari kebenaran dan keadilan hukum, pihaknya menyerahkan kepada aparat hukum untuk memproses dan menindak lanjut laporan dari masyarakat, sesuai dengan prosedur yang ada.



Penulis : edijanuar
Editor : rahimin
Sumber : Tribun Jambi

Panwaslu Kerinci Minta Perekrutan PPK Dibatalkan

KERINCI – Perekrutan panitia pemilihan kecamatan-PPK---yang dilakukan KPU Kerinci, diminta Panwaslu Kerinci untuk dibatalkan.

 "Panwaslu sudah melayangkan surat kepada KPU Kerinci, yang isinya meminta agar perekrutan PPK dibatalkan," ujar sumber Tribun, yang enggan namanya disebutkan, dikonfirmasi, Rabu (13/2).

 Ketua Panwaslu Kerinci, Herwandi, dikonfirmasi mengakui adanya surat permintaan tersebut. "Ya, memang benar," katanya.

 Hanya saja saat dikonfirmasi lebih lanjut, ia enggan menjawab, dan mengaku sedang rapat. Saat dihubungi kembali, handphone yang digunakannya sudah tidak aktif.

 Soal permintaan dari Panwaslu Kerinci, yang meminta KPU membatalkan hasil perektrutan PPK, ditolak KPU.

 Ketua KPU Kerinci, Mulfi, mengakui permintaan Panwaslu tidak bisa diakomodir. "Tidak akan ada pembatalan hasil tes PPK. KPU tidak menyalahi undang-undang," ujarnya, dikonfirmasi Tribun via telepon, Rabu (13/2).

 Menurutnya, Nopember 2012 sampai Februari 2013, memang sudah waktunya perekrutan PPK. Perekrutan bukan hanya untuk pemilukada saja, namun juga untuk melaksanakan pemilu legislatif.

 "Kita sudah menerima DP4. Februari ini DPS nya harus sudah ada, sehingga keberadaan PPK memang sangat dibutuhkan. Makanya tidak ada alasan lagi kita melakukan pembatalan," katanya.

 Soal surat dari panwaslu, Mulfi mengaku surat itu memang ada, dan sudah diterima pihaknya. "Memang suratnya ada. Kalau hanya sekedar untuk memohon itu kan sah-sah saja," ujarnya.

 Dalam surat tersebut, kata Mulfi, alasan panwaslu meminta pembatalan perekrutan PPK, lantaran dana mereka belum dipenuhi. Mulfi mengaku, sudah melakukan pendekatan dengan panwaslu, dan akhirnya bisa memaklumi hal tersebut.

 "Jangan sampai ada yang melanggar tahapan. Kalau hal ini semakin runcing, dikhawatirkan suasana politik di Kerinci akan semakin rusak, dan pelaksanaan Pemilukada Kerinci bisa terganggu," katanya.

 Mulfi menyebutkan, selama ini memang banyak pihak yang belum mengerti dengan tupoksinya. Sehingga menggugat apa yang sudah dilakukan KPU. Termasuk DPRD Kerinci yang belum memahami tugas KPU.

 "Dalam pasal 65 sudah disebutkan dengan jelas, tugas KPU adalah merekrut PPK dan PPS, melaksanakan regulasi, dan membuat perencanaan anggaran. Tugas KPU sendiri menyurati bupati dan KPU," pungkasnya.


Penulis : edijanuar
Editor : rahimin
Sumber : Tribun Jambi


 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Hot Spring News - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger